Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Januari 2009

Pengaruh Kopi Terhadap Janin

Bagi para calon bunda penggemar kopi, ada baiknya untuk mengurangi dulu kegemaran Anda yang satu ini ketika hamil. Kafein yang terkandung dalam kopi bisa mengakibatkan efek yang tidak baik untuk si jabang bayi.

Masih banyak memang perdebatan soal pengaruh kafein terhadap janin. Ada penelitian yang mengatakan kalau kafein akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan janin. Selain adanya dugaan kuat konsumsi kafein yang tinggi dapat menyebabkan keguguran, sejumlah peneliti di Inggris memfokuskan penelitian pada terhambatnya pertumbuhan janin.

Hasilnya adalah bayi yang lahir lebih kecil dari yang diharapkan. Dan hal itu diduga berhubungan erat dengan konsumsi kafein. Kafein tersebut tidak hanya berasal dari kopi, tetapi juga dari minuman-minuman lainnya, seperti teh, soda, minuman berenergi, dan cokelat.

Penelitian menunjukkan semakin banyak calon bunda mengonsumsi kafein, semakin besar pula risiko terhambatnya pertumbuhan bayi. Dan risiko itu semakin meningkat untuk konsumsi di atas 200 mg per hari. Dan dalam satu cangkir kopi diperkirakan mengandung 100 mg kafein. Namun bagi mereka yang menyukai kopi kental, bisa saja kandungan kafeinnya lebih tinggi untuk tiap cangkirnya.

Namun ada pula yang menentang hasil penelitian tersebut. Ada beberapa penelitian yang tidak menemukan hubungan antara konsumsi kafein dengan terhambatnya pertumbuhan janin. Karena kesimpang-siuran berita tersebut, maka beberapa pihak peneliti menolak untuk mengatakan kepada para calon ibu untuk berhenti minum kopi.

Terlepas dari ada tidaknya hubungan antara kopi dengan terhambatnya pertumbuhan janin, memang lebih baik bagi ibu hamil untuk mengurangi konsumsi kopi dan minuman yang mengandung kafein lainnya. Masih banyak risiko-risiko lain yang bisa disebabkan karena konsumsi kafein yang berlebihan.

Rabu, 03 Desember 2008

Mengatasi Susa Buang Air Besar Saat Hamil

Mengapa terjadi konstipasi atau susah buang air selama kehamilan adalah karena:
  • Peningkatan dari hormone progesterone yang menyebabkan relaksasi otot sehingga usus kurang efisien.
  • Pada kehamilan trimester ketiga dimana perut sudah membesar, konstipasi ditambah oleh penekanan rahim yang membesar di daerah perut.
  • Tablet Zat Besi (iron) yang diberikan oleh dokter biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini juga, selain itu tablet zat besi akan menyebabkan warna feses(tinja) anda kehitaman, jadi jangan kuatir.

Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatasi keluhan konstipasi selama kehamilan ini?
Ikuti beberapa tips mengatasi konstipasi atau susah buang air besar selama hamil:
  • Minum yang cukup 6-8 gelas sehari.
  • Makanlah makanan yang berserat tinggi seperti sayuran & buah-buahan.
  • Lakukan olahraga ringan teratur seperti berjalan (joging).
  • Konsultasikan ke dokter anda bila anda tetap sulit buang air besar, setelah mencoba melakukan tips ini.
© Dr.Suririnah-www.infoibu.com