Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Januari 2009

Kacang hijau sembuhkan berbagai penyakit

Jangan anggap sepele kacang hijau. Ya, kacang berukuran kecil di antara jenis kacang-kacangan ini ternyata memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Selama ini yang kita tahu, kacang hijau adalah makanan bergizi yang sedap dimakan setelah dijadikan bubur kacang hijau atau kue-kue.
Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain; dalam 110 gram kacang hijau mengandung 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral berupa fosfor, zat besi, dan mg. Nah, selain kandungan gizi/vitamin, kacang hijau ternyata bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.
Kacang hijau juga bisa menurunkan demam, bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam yang terbaik bila dibandingkan dengan penurun demam dari ramuan tradisional lainnya. Hebatnya lagi, biar direbus lama, sampai hancur, kacang hijau tetap berkhasiat, tidak terpengaruh dengan panas. Berbeda dengan kacang, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat pengobatannya. Di kala obat-obatan sedang mahal harganya, apa salahnya mencoba resep tradisional dari kacang hijau ini. Inilah beberapa resep di antaranya.

Peluruh kencing
Rebus 30 gram kacang hijau dengan 30 gram daun sendok dalam air 400 cc. Ramuan dimasak dalam periuk tanah sampai matang. Sesudah dingin, tambahkan madu secukupnya. Minum ramuan ini secara teratur sampai kencing tidak tersendat-sendat lagi.

Sakit perut
Banyak resep tradisional untuk mengatasi sakit perut, mulai dari daun jambu biji yang sudah terbukti ampuh dan ramuan lainnya. Sekali ini coba resep dari kacang hijau. Rebus 60 gram kacang hijau tambahkan 15 biji merica, 3 gram kayu manis, 3 gram pala, 3 gram kapulaga, 3 gram cengkih, dan 2 ruas jahe. Semua bahan direbus dengan air 1 liter. Panaskan terus sampai menjadi larutan sebanyak 1/2 liter, lalu minum teratur.

Biang keringat anak-anak
Anak-anak yang terkena biang keringat sering rewel, wajar karena merasa gatal. Coba resep kacang hijau ini. Rebus 60 gram kacang hijau yang sudah dijadikan bubuk dulu, lalu tambahkan 50 gram tanaman krokot, rebus dengan air secukupnya. Setelah matang, saring, lalu minumkan 3 kali sehari.

Bisul
Aduh, jengkelnya bila terserang bisul. Apalagi bila bisul itu bercokol di bagian bokong, mau duduk saja sulitnya bukan main. Banyak obat untuk bisul yang umumnya untuk pengobatan luar alias dioleskan pada tubuh yang ditumbuhi bisul. Nah, resep ini untuk pengobatan bisul dari dalam. Rebus 50 gram kacang merah kecil dengan 50 gram kacang hijau, 50 gram kacang hitam dan 2 ruas jahe. Semua bahan, kecuali jahe, direbus. Jahe direbus tersendiri dan hasil rebusan jahe dicampurkan ke rebusan kacang-kacangan tadi. Lalu minum teratur. Namun, ramuan ini hanya untuk bisul yang belum matang. Kalau bisul sudah matang, harus ditambahkan lagi madu.

Menguatkan seksualitas pria
Banyak sekali resep tradisional ditulis untuk mengatasi penyakit yang mengakibatkan pria tidak perkasa, mulai dari berbagai jamu sampai obat yang diimpor dengan harga — tentu saja — mahal. Bagaimana kalau mencoba resep kacang hijau plus ini? Rebus 30 gram kacang hijau bersama-sama 2 ruas jahe, 15 gram merica, 15 gram adas, 15 gram pulosari, 15 gram biji kucai, 15 gram biji paria, dan 15 gram biji ketumbar. Semua bahan direbus dengan air 600 cc dan jadikan 300 cc, minum teratur sampai terbukti khasiatnya.

Rambut rontok
Rambut Anda sedikit demi sedkit rontok? Coba resep ini. Kacang hijau direbus dengan 1 gelas air. Perhatikan saat merebus jangan sampai kacangnya pecah. Jadi setelah tampak agak matang, tetapi tidak pecah, segera angkat. Setelah dingin, air rebusan kacang hijau ini digunakan untuk membasahi kulit kepala sembari dipijit-pijit beberapa lama. Biarkan kering, baru keramas.

Mag
Ramuan untuk mengatasi penyakit mag lumayan banyak. Setiap penderita merasa cocok dengan salah satu resep. Yang ini resep mengatasi penyakit mag dengan kacang hijau. Sekira 1/4 kg kacang hijau dijemur sampai kering lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu ambil 1 sendok makan bubuk kacang hijau, lalu seduh dengan air hangat secukupnya, minum teratur.

Varises
Varises adalah tonjolan-tonjolan di bagian kaki. Kemunculan varises memang mengganggu keindahan kaki. Coba resep ini, 1 genggam kacang hijau direbus dengan 2 gelas air. Biarkan sampai airnya susut sebanyak 1 gelas. Minum rebusan ini 2 kali sehari, pagi dan menjelang tidur. Selain itu, saat akan tidur, angkat kaki dan tempatkan di tempat yang lebih tinggi dari kepala, diamkan selama 10 menit, lakukan dengan rajin sembari minum rebusan kacang hijau.

Bayi demam
Berikan 1 gelas air rebusan kacang hijau ditambah 1 sendok makan madu untuk bayi yang terserang demam. Berikan rebusan ini sesendok demi sesendok.
Bagi Anda yang hanya ingin mengonsumsi kacang hijau dengan cara dijadikan bubur, coba lakukan tips sederhana ini. Semua ibu rumah tangga sudah paham betul bahwa menggodok kacang hijau itu tidak sebentar, perlu makan waktu sampai kacang lunak betul. Bagaimana caranya supaya kacang cepat lunak? Rebus kacang sampai mendidih, lalu angkat. Diamkan beberapa lama sampai agak dingin. Setelah itu rebus kembali untuk kedua kalinya. Nah, hasilnya kacang hijau cepat lunak. Jadi mengirit waktu dan BBM. (Agah Nugraha/berbagai sumber).***

Jangan Biarkan Suplemen Merusak Tubuh Anda

Fenomena penggunaan vitamin dan suplemen kesehatan akhir-akhir ini semakin marak saja. Dalam setahun, konsumen bisa menghabiskan kocek hingga ratusan juta rupiah untuk membeli vitamin atau suplemen demi menjaga kesehatan. Bahkan di Inggris, biaya belanja suplemen dapat mencapai 300 juta poundsterling atau sekitar Rp.540 miliar dalam setahun.

Namun siapa sangka, di balik penggunaan vitamin dan suplemen ternyata ada risiko yang mengintai. Beberapa riset kerap mengaitkan penggunaan suplemen dengan risiko mengidap kanker dan stroke. Sejumlah beberapa lembaga pengawas obat dan produk perawatan kesehatan juga memperingatkan bahaya akan residu obat ilegal.

Glukosamin yang banyak dipakai untuk mengobati sakit sendi atau otot, juga mendapat sorotan. Pengadilan di Skotlandia misalnya, saat ini masih terus melakukan investigasi untuk membuktikan apakah obat ini menjadi penyebab meninggalnya pasien yang mengalami kegagalan liver. Sementara itu, vitamin E yang kerap diklaim sebagai antioksidan pencegah kanker, menurut sebuah riset di AS justru dapat meningkatkan risiko tumor paru.

Tanaman obat bernama ginkgo biloba yang disebut-sebut berkhasiat mengobati kepikunan, pun menurut sebuah riset yang dipublikasikan jurnal Neurology pekan lalu diduga berpotensi memicu stroke. Sedangkan Foods Standards Agency di Inggris pekan lalu meragukan royal jelly sebagai makanan yang mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Untuk memperoleh manfaat maksimal dari vitamin atau suplemen, ada baiknya Anda mengonsumsinya secara bijaksama. Akan lebih baik lagi bila mengonsultasikannya lebih dulu dengan dokter kepercayaan Anda.

Tetapi sebagai informasi, Anda juga patut mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan yang dimiliki suatu jenis vitamin atau suplemen. Dengan begitu, Anda akan lebih waspada dalam menggunakannya.

Berikut adalah delapan jenis vitamin atau suplemen paling populer yang dinilai memiliki kelebihan dan kekurangannya.

VITAMIN E
+ : Berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel dari kerusakan, vitamin E banyak ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian. Banyak sekali penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan mengandung vitamin E mampu menekan risiko penyakit jantung dan kanker.

- : Sejaun ini belum ada bukti signifikan akan manfaat suplementasi vitamin E. Faktanya, riset yang dilakukan peneliti di John Hopkins University AS mengindikasikan bahwa vitamin E berpotensi meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 10 persen. Pekan lalu, sebuah riset juga mengindikasikan peningkatan risiko kanker paru-paru hingga 28 persen.

Vitamin B6
+ : British Medical Journal melaporkan bahwa dosis 100 mg vitamin B6 mampu meringankan gejala-gejala sindrom premenstrual. Sejumlah riset juga mengaitkan asupan asal folat dan vit B8 , yang banyak ditemukan dalam telur daging dan ikan, dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kanker perut.

- : Meskipun konsumsi makanan berkadar vit B6 tinggi dikaitkan dengan rendahnya risiko penyakit jantung, belum ada bukti bahwa meminum pil vit B6 memiliki efek yang sama. Studi berskala besar di Norwegia menunjukkan meminum vit B6 dan folat justru meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke hingga 20 persen. Dosis tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan syaraf.

St John Wort (Hypericum perforatum)
+ : Kepercayaan tradisi mengatakan herbal ini mampu melawan ilmu sihir. Lazimnya, herbal ini digunakan untuk memelihara sistem saraf dan melindungi sel-sel saraf dalam tubuh. Herbal ini biasa digunakan untuk meredakan hipertensi dan melancarkan peredaran darah.

- : Salah seorang ahli pengobatan alternatif Inggris, Profesor Edzard Ernst, dari Plymouth Peninsula Medical School memperingatkan bahwa St John Wort dapat mengurangi efektivitas obat resep seperti warfarin atau obat pengencer darah lainnya, pil anti kanker atau obat-obat pembedahan . Hindari herbal ini jika Anda mengidap epilepsi atau asma.

Royal Jelly
+ : Cairan kental yang dihasilkan lebah muda sebagai bahan makanan Larva Lebah dan makanan khusus Ratu lebah ini telah terbukti mampu membunuh bakteri dalam tes laboratorium. Zat ini juga mengandung protein dan vitamin C dan diklaim mampu meningkatkan kekebalan tubuh meski belum ada bukti yang solid.

- : Ada sejarah tentang masalah yang ditimbulkan residu obat-obatan yang dibuat dari royal jelly. Pemberian obat-obatan dengan dosis berlebihan pada hewan yang produknya akan dikonsumsi manusia berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Zat ini juga diduga berpotensi menimbulkan reaksi mematikan. Di Australia, kemasan suplemen royal jelly wajib disertai label peringatan menyusul adanya kasus anak berusia 11 tahun yang mengonsumsinya kemudan meninggal akibat asma.

Glukosamin
+ : Dua penelitian besar menunjukkan glukosamin mampu meringankan rasa sakit dan memperbaiki mobilitas pada pasien penderita osteoarthtritis. Bukti ini begitu meyakinkan sehingga US National Institutes Of Health berencana menggelar riset lanjutan.

- : Kualitas dan kekuatan produk glukosamin bervariasi. Tampaknya glukosamin juga hanya efektif jika dikombinasikan dengan sejenis senyawa disebut condroitin.

Ginkgo Biloba
+ : Walaupun beberapa riset menunjukkan adanya efek negatif, Prof Ernst percaya bahwa ginkgo tetap berkhasiat. Ia menekankan, ketika peneliti mencoret partisipan yang tidak mengonsumsinya secara teratur, ada sekitar 68 persen penurunan risiko gangguan ingatan setelah mengonsumsi ginkgo.

- : Prof Ernst mengatakan bahwa studi lanjutan perlu dilakukan mengingat kasus stroke dalam penelitian diakibatkan pembekuan, bukannya pendarahan - yang mungkin disebabkan peran ginkgo dalam mengencerkan darah. Untuk alasan tersebut, suplemen ginkgo seharusnya tidak diminum bersama aspirin, warfarin atau obat anti pembekuan darah lainnya. Hindari pula sebelum menjalani operasi.

Kava Kava
+ : Minuman yang dibuat dari sari akar Kava-kava telah dikenal sejak berabad-abad lampau sebagai obat penenang alami. Sejumlah riset, termasuk yang dilakukan Prof Ernst, terbukti efektif mengatasi kecemasan.

- : Menyusul adanya kasus kematian akibat kerusakan liver di antara pasien peminum suplemen kava, herbal ini dilarang di wilayah Inggris, namun suplemen dalam bentuk pil masih bisa diperoleh lewat internet.

Black Cohosh (Cimicifuga racemosa)
+ : Black Cohosh adalah sejenis tanaman liar mirip semak yang selalu hijau sepanjang tahun. Bagian tanaman yang digunakan sebagai tanaman obat adalah akar dan rimpangnya yang dikeringkan. Walaupun penelitian yang mendukung manfaat herba ini masih sedikit, secara historis, orang-orang Indian Amerika sudah sejak dulu menggunakannya untuk berbagai kondisi, mulai dari masalah-masalah kewanitaan sampai gigitan ular berbisa. Peneliti dari AS yang melakukan tinjauan sejumlah riset menyatakan ada bukti yang cukup bahwa ekstrak herbal ini mampu meringankan gejala-gejala menopause. Sebuah riset terbaru di Prancis juga menemukan bahwa ekstrak black cohosh mampu menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

- : Menyusul adanya laporan kerusakan liver, Badan Pengawas Obat dan Produk Perawatan Kesehatan Inggris (MHRA) telah meminta produsen untuk mencantumkan label peringatan akan adanya ancaman risiko penggunaan suplemen jenis ini.


AC
Sumber : the sun

Kamis, 15 Januari 2009

Seluk Beluk Hepatitis B

Tidak banyak yang tahu, bahwa virus hepatitis bisa lebih berbahaya ketimbang virus HIV. Pasalnya, virus hepatitis B dapat menginfeksi 50 sampai 100 kali lebih besar daripada HIV. Dari 7 jenis virus hepatitis, yaitu hepatitis A, B, C, D, E, F, dan G, virus hepatitis B dan C adalah jenis virus yang paling berbahaya, sebab dapat berkembang menjadi kanker hati.

Hepatitis B adalah infeksi menular yang menyerang hati (liver) yang disebabkan oleh virus HBV. Virus ini hanya dapat menular melalui kontak darah atau cairan tubuh lainnya dengan orang yang terinfeksi, seperti: transfusi darah, penggunaan jarum suntik khususnya untuk pengguna narkoba suntik, kontak seksual, penggunaan peralatan makan yang sama dengan orang yang terinfeksi, proses kelahiran dan kehamilan dari ibu yang terinfeksi, dan sebagainya.

Sebaliknya, virus ini tidak bisa menular melalui sentuhan atau kontak biasa, dan tidak menyebar dari makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Gejala-gejala. Jika tubuh kita terinfeksi HBV, ada beberapa gejala yang menandainya, yaitu:

  • Warna kulit menjadi lebih kuning (jaundice/sakit kuning)
  • Warna urine menjadi lebih gelap
  • Mudah lelah atau seringkali merasa lelah yang teramat sangat
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit di bagian perut.

Butuh waktu berbulan-bulan, bahkan setahun untuk bisa sembuh dari gejala-gejala itu. Dan jika tidak segera ditangani, HBV bisa menyebabkan infeksi hati yang kronis, yang kemudian dapat berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati. Jika sudah pada tahap sirosis, dapat menyebabkan kematian pada penderitanya.

Bahaya pada anak. Kapan infeksi virus hepatitis B menjadi kronis tergantung pada usia berapa seseorang terinfeksi. Jika seseorang terinfeksi ketika masa kanak-kanak, maka akan lebih besar kemungkinan infeksi itu berkembang menjadi infeksi yang lebih kronis.

Sekitar 90 persen bayi yang terinfeksi virus ini pada tahun pertama, akan berkembang menjadi infeksi kronis. Sementara pada anak-anak yang terinfeksi pada usia antara satu sampai empat tahun, sekitar 30 sampai 50 persennya akan berkembang menjadi infeksi kronis. Dan sekitar 25 persen orang dewasa meninggal karena kanker hati, dimana ia terinfeksi HBV sejak masa kanak-kanaknya. Namun, sekitar 90 persen orang dewasa sehat yang baru terinfeksi HBV dapat sembuh dan virus bisa hilang dalam jangka waktu enam bulan.

Imunisasi itu penting! Itulah sebabnya, mengapa imunisasi vaksin hepatitis B sangat diperlukan sejak kecil, untuk menghindari anak terkena virus hepatitis B. Dan vaksinasi harus diberikan tiga sampai empat dosis, sesuai dengan jadwal imunisasi rutin.

Jika rangkaian vaksin hepatitis sudah diberikan secara lengkap, maka sekitar 95 persen antibodi pada bayi, anak-anak, dan dewasa muda, dapat melindungi tubuh dari virus HBV. Setelah usia 40 tahun, perlindungan dari vaksin tersebut turun menjadi sekitar 90 persennya.

Adakah obatnya? Kini penderita hepatitis B sudah bisa sedikit bernapas lega. Obat untuk mengobati penyakit ini sudah ditemukan. Ada empat jenis obat yang bisa digunakan, yaitu lamivudin, adefovir, entecavir, atau peginterferon alfa-2a, yang bisa dikonsumsi dengan cara ditelan (oral) atau injeksi.

Namun penggunaan obat-obatan tersebut masih juga ada kekurangannya. Selain efek samping yang mungkin terjadi, penggunaan obat-obatan hepatitis B harus dilakukan secara rutin dan tidak boleh putus hingga pasien sembuh. Kalau tidak, maka tubuh akan kebal terhadap obat, dan resisten. Selain itu, harga obat-obatan itu masih cenderung mahal di Indonesia. Harganya bisa sekitar Rp. 2 juta untuk sekali minum/suntik.

Jadi, lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Redaksi Ayahbunda-Online

4 Langkah Pengobatan Nabawi

Rosulullah bersabdah,”sesungguhnya allah itu maha baik dan tidak akan menerima selain yang baik.” (HR Muslim)

Langkah pertama: memohon pertolongan dan tawakal kepada sang Maha dokter dan Sang Pemberi Kesembuhan yaitu Allah.

Langkah kedua: Mengidentifikasi penyakit dengan cara melihat gejala-gejalanya.

Langkah ketiga: mengetahui bahwa obat khusus itu lebih baik dibandingkan obat umum, contohnya: celak merupakan obat mata yang lebih baik daripada madu.

Langkah ke empat: menentukan obat yang tepat, misalnya:

  1. jika penyakit yang diderita bersifat psikis, merupakan gangguan jiwa, depresi dan sebagainya maka resep pengobatan yang paling tepat adalah dzikir,ibadah, sholat dan ruqyah.
  2. Jika penyakit yang diderita fisik, maka pengobatannya dengan madu dan habbatussauda jika penyakit tersebut menyangkut organ dalam (seperti hati dan ginjal)
  3. Jika penyakit tersebut menyangkut organ luar (seperti luka-luka dan terbakar), maka kita bias mengoleskan madu dan minyak zaitun.
  4. Bias dilakukan pembekaman untuk seluruh kasus penyakit, baik penyakit organ dalam maupun organ luar.
  5. Ruqyah, doa, sholat di sepertiga akhir malam merupakan obat semua penyakit yang tidak bias disembuhkan.
  6. Dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

Doa Nabi Muhammad SAW “ Ya Allah, Engkau adalah Maha Menyembuh, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dariMu.”

Sabtu, 20 Desember 2008

Hidup Sehat Lebih Lama Dengan Kalsium

Cara terbaik untuk mencegah osteoporosis atau tulang keropos adalah dengan mengkonsumsi makanan berkalsium sebanyak mungkin. Tahukah Anda, ternyata selain bermanfaat untuk melawan kekeroposan tulang, kalsium juga dapat melawan keluhan pre-menopause, mencegah kanker, dan menjaga keseimbangan berat badan. Agar manfaatnya optimal, kita mesti menabung kalsium di dalam tubuh sejak usia anak-anak.

Umumnya gejala seperti tubuhnya yang sudah agak membungkuk dan terlihat rapuh, keluhan sulit bergerak karena lekas capek dialami oleh sebagian besar perempuan yang memasuki masa menopause. Secara klinis, kondisi tersebut diakibatkan adanya gangguan tulang yang dikenal sebagai osteoporosis atau keropos tulang.

Pilar Utama Tubuh
Tulang menipis dan keropos, salah satunya akibat kekurangan kalsium (zat kapur) sejak muda. Osteoporosis terutama terjadi pada ruas tulang belakang yang merupakan pilar utama tubuh kita. Hal ini secara otomatis membuat postur tubuh secara keseluruhan menjadi bungkuk.

Kita tahu bahwa selain fosfor dan magnesium, kalsium sangat penting dalam proses pembentukan tulang sekaligus memberi kekuatan pada tulang. Kehadiran mineral itu tentu dibutuhkan sepanjang hidup karena proses pembentukan tulang pun terus berlangsung. Itulah mengapa untuk menghindari risiko tersebut diperlukan asupan kalsium yang cukup sejak masa kanak-kanak.

Menurut pakar kesehatan, kalsium diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi, persendian janin, serta kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kebutuhan kalsium harus dipenuhi sejak seseorang masih dalam kandungan hingga kehidupannya kelak berakhir.

Secara alami, sejak dalam kandungan, massa tulang skeletal (tulang pembentuk tubuh) mulai terbentuk. Massa tulang tersebut bertambah besar dan menjadi kuat karena adanya akumulasi penambahan kalsium.

Penambahan kalsium ini, terus berlanjut setelah bayi lahir dan kecepatan pertambahannya relatif konstan sampai usia 10-12 tahun. Di masa remaja, terjadi percepatan tulang skeletal, sehingga pertumbuhan badan anak menjadi sangat pesat dan tinggi.

Pada usia 17-20 tahun pertumbuhan tulang masih berlangsung, tapi kecepatannya sudah menurun. Kemudian hingga usia 30-an tahun tulang skeletal tidak bertambah panjang lagi, tapi akumulasi kalsium pada tulang masih terus berlanjut.

Hingga akhirnya di usia 30 tahun ke atas akumulasi kalsium pada tulang mulai menurun. Kecepatan penurunan ini berbeda satu orang dengan yang lain, tergantung pola hidup dan makanan. Tapi, penurunan secara drastis biasa terjadi pada perempuan setelah menopause.

Cegah Batu Ginjal
Dengan melihat proses itu, jelaslah mengapa upaya menabung kalsium dalam tubuh harus dilakukan sejak dini, terutama oleh kaum perempuan. Para orangtua juga harus paham dan peduli untuk menyediakan kecukupan asupan kalsium bagi anak-anaknya sejak dalam kandungan.

Adanya sarana kesehatan yang baik menyebabkan usia harapan hidup penduduk Indonesia pun semakin meningkat. Itu artinya risiko terjadinya keluhan aldbat kekurangan kalsium menjadi besar, seperti gangguan osteoporosis atau masalah kesehatan lainnya. Konsekuensi dari keadaan itu adalah melakukan pencegahan dengan mencukupi kebutuhan kalsium melalui pola makan sehat dan kaya kalsium.

Gaya hidup masyarakat modern yang cenderung menghindari sinar matahari, penggunaan sun block (pelindung matahari), atau berlama-lama dalam ruangan ber-AC, rupanya ikut andil dalam mempertinggi risiko osteoporosis. Itu karena vitamin D sebagai salah satu vitamin yang berperan dalam proses akumulasi kalsium pada tulang sangat dipengaruhi oleh paparan sinar matahari.

Kalsium akan bekerja efektif setelah kulit terkena sengatan singkat radiasi ultraviolet-B. Paparan sinar matahari memang merangsang produksi vitamin D. Vitamin ini diketahui berfungsi sebagai pembuka kalsium untuk masuk ke dalam aliran darah, sampai akhirnya menyatu di dalam tulang.

Keperkasaan kalsium juga teruji dari kesimpulan penelitian yang tertuang dalam New England Journal of Medicine tahun 1993. Disimpulkan bahwa asupan kalsium tinggi (di atas 850 mg) bisa mengurangi risiko gejala batu ginjal. Sebab, kalsium memiliki efek protektif dengan mengikat oksalat di usus dan mencegah penyerapan oksalat yang bisa membentuk batu.

British Medical Journal melaporkan hasil penelitian pada perempuan yang diberi suplemen kalsium selama masa kehamilan. Hasilnya, para ibu tersebut akan memiliki anak-anak yang terlindung dari risiko hipertensi. Kalsium terbukti tak hanya baik bagi tulang, tapi berpengaruh juga terhadap masa depan bayi Anda.

Tipis dan Rapuh
Bagi perempuan, tabungan kalsium akan sangat berharga terutama kelak di masa menopause. Di usia 40-50 tahun, tubuh perempuan akan mengalami penurunan kadar estrogen dalam darah secara drastis. Para pakar kesehatan mengatakan bahwa salah satu manfaat estrogen adalah memelihara tulang. Karena estrogen berkurang di masa menopause, tulang pun menipis dan mudah rapuh.

Hal ini terjadi karena tulang tidak atau kurang mampu menangkap kalsium. Karena itu, jika tabungan kalsium cukup banyak semasa anak-anak atau muda tentu akan membuat proses penyusutan itu berlangsung lambat atau tidak drastis. Apalagi jika semasa mudanya cukup aktif bergerak dan berolahraga.

Kalsium dapat diperoleh dari makanan sehari-hari seperti ikan yang disantap bersama tulangnya (teri atau balur), juga susu dan produk olahannya. Disarankan memilih susu yang berkadar lemak rendah atau bahkan tanpa lemak.

Kalsium juga dapat diperoleh dari kacang-kacangan dan biji-bijian, tempe atau kedelai, serta sayuran hijau. Guna meningkatkan kemampuan tulang untuk mengikat kalsium, terutama bagi mereka yang menopause, dapat memilih pengganti estrogen dengan bahan alami atau fitoestrogen. Tapi, harus terlebih dulu berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan dosis yang tepat dan aman. Manfaat olahraga tak kalah penting dalam memelihara kesehatan dan kekuatan tulang. Banyak penelitian membuktikan bahwa olahraga dapat merangsang terbentuknya hormon seks (estrogen dan testosteron). Hormon inilah yang secara alami membantu meningkatkan akumulasi pada tulang.

Pilihan olahraga yang tepat baik dari segi jenis dan proporsinya juga akan mengurangi risiko cedera dan memaksimalkan pemeliharaan tulang Anda.

Astaga.com

Selasa, 16 Desember 2008

The Best Acne Herbal Treatments

by: Darren Brent
No matter your age, acne is a problem that no one wants. The misery of acne is mostly caused by our sebaceous glands producing too much sebum, also known as oil. Due to the over production of oil, the skin pores increase in blockage and bacterial areas. It is the bacteria and increased oil production that causes the acne to form. But natural acne herbal treatments are the first method to try.

Knowing how acne happens is one thing, but knowing exactly why is a difficult task at hand when there are several various reasons as to pin pointing each case's cause. Some links believed to be connections are hormonal imbalances, overall eating habits, vitamin deficiency and contentious high levels of stress. Healthy eating habits and lowering stress is the first natural step of acne herbal treatment.

There are proven statistics linking the higher level of vitamin A in a person's body shows to be able to lower acne breakouts. Vitamin A lowers the amount of sebum and keratin being produced. Zinc is also a very important vitamin, and for fighting acne, the Zinc is the backing force for the vitamin A to do its job. Natural acne treatments through diet of the most natural fruits and vegetables will help in your holistic being, not just acne.

Some other acne herbal treatments are effectively proven and 100% natural acne remedies. Aloe Vera is one of the most effective natural herbal acne herbal treatments today. The Aloe Vera plant contains astringent and anti-bacterial properties which are known to fight bacteria that cause acne. Aloe Vera also contains very important anti-inflammatory properties needed in reducing acne swelling.

Another very potent natural acne herbal treatment is Calendula. Although not as well known about, Calendula is a very effective acne treatment. Calendula is a skin tissue healer of potential damage from the acne. But Calendula is also a natural anti-bacterial and anti-inflammatory completely natural product. Calendula comes in cream, or water base washing formula to cleanse the acne infected skin.

The Lavender herb will help reduce the inflammation due to the acne and Lavender also has antiseptic. The Lavender is mixed with a carrier fluid or water should be applied directly to the affected acne areas for exterminating bacteria. Just as the Lavender herb, the Tree Essential Oil must be with water or carrier fluid. Tree Essential Oil also has anti-bacterial, anti-fungal and antiseptic properties for the top layer of skin with acne.

Senin, 15 Desember 2008

Sciatica

by: George Best

The pain known as sciatica (sometimes misspelled as "syatica" or "psyatica") is caused by irritation of the sciatic nerve (one on each side). The symptoms of sciatica usually start in the buttock and may extend partially or all the way down the leg. The sciatic nerves are each formed by nerve roots from the lower lumbar and sacral parts of the spinal cord. The individual nerve roots come together in the lower pelvis to form the sciatic nerves. Each sciatic nerve then runs from the pelvis down the back of each leg. The sciatic nerve splits into two parts below the knee and the two halves run down the back of the lower leg to the foot.

While there are several possible causes of sciatica, by far the most common source of sciatic nerve irritation is a bulging or herniated disc in the lower lumbar spine. A damaged disc may bulge into the opening where one of the nerve roots exits the spine on it's way to join other nerve roots as part of the sciatic nerve. The bulging disc may create direct nerve pressure, and/or may trigger inflammation and swelling, which can also cause pressure on the nerve. When this occurs, pain and other symptoms may be felt part along the course of the sciatic nerve, starting in the buttock area and possibly running down the leg, sometimes all the way to the foot.

Besides disc bulges, spinal openings for nerves may be narrowed by bone spurs or other bone formations related to spinal degeneration. In some cases, sciatica may result from direct trauma to the nerve after it exits the pelvis, such as what can happen if there is a direct impact or hard pressure applied in the lower buttock region. Rare sources of sciatica can include spinal tumors, which can compress sciatic nerve roots as they exit the spine. Another rare cause of sciatica is a cyst or tumor that compresses the sciatic nerve in the hip or knee area.

Not every buttock or leg pain that people think is sciatica is acutually sciatica. True sciatica (sciatic nerve irritation) is usually felt mostly in the back of the leg (not the front or side of the leg). Symptoms of true sciatica are described by various people as stabbing, burning, tingling, numbness/heaviness, or like an electric shock. But even if symptoms seem like sciatica, they are not always due to actual irritation of the sciatic nerve.

One common condition that closely mimics sciatica is caused by knots of contraction called trigger points in a muscle called the piriformis. The piriformis muscles are located on either side of the lower buttock area, running from the upper thigh bone to the edge of the sacrum (the triangular pelvic bone that is at the base of the spine). In addition to causing symptoms that mimic sciatica, tightness in the piriformis muscle may also cause true sciatic irritation, because the sciatic nerve actually runs through the center of the piriformis muscle in some people, and can be compressed by excessive muscle contraction.

Trigger points in other muscles in the buttocks and upper thigh can cause referred pain in the side of the leg that may be mistaken for sciatica as well. It should be kept in mind that true sciatica and piriformis syndrome are associated with symptoms that are primarily felt in the back of the leg. If symptoms are in the front or side of the leg, there's a good chance that the problem is not sciatica.

Treatment of sciatica is usually associated with treating a bulging disc. The first line of treatment is usually an attempt to reduce inflammation to reduce pressure on the nerve bymeans of oral medications. If oral medications fail, steroids may be injected in the area of the disc bulge in order to provide more potent anti-inflammatory effects. A variety of other types of treatment may also be used, such as physical therapy, massage, chiropractic or osteopathic spinal manipulation, acupuncture, or one of the newest forms of treatment, spinal decompression. In some situations, surgery may be recommended as a last resort.

Most episodes of sciatica will resolve within a period of several weeks with or without treatment, but due to the severity of the pain typically involved, most people with sciatica will seek out treatment. Unfortunately, due to misconceptions by doctors and patients alike regarding the nature of sciatica, the necessary steps to prevent a return of sciatica are usually not taken. So, even though most people do recover from a bout of sciatica, nearly all will eventually have problems again at some point. Even sciatica sufferers initially treated successfully with surgery will often have future problems with sciatica.

The good news is that with awareness of how to manage sciatica and a little bit of effort dedicated to prevention, most people can avoid ongoing long-term sciatica problems. The challenge is simply to making people aware of the necessity of a "management" versus "cure" approach to sciatica and getting them to follow-through with preventive exercises and other self-care techniques.

Rabu, 03 Desember 2008

Kacang Kedelai Yang Mencerdaskan

Kacang kedelai adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari di Indonesia. Hampir setiap hari kita makan tahu atau tempe. Buah hati kita pun biasa mendapatkan kacang kedelai dalam bentuk tahu, tempe atau kacang edamame di dalam menu makanan mereka setiap hari. Kacang kedelai bukan saja hanya bagian dari makanan kita, tetapi kacang kedelai juga mempunyai kandungan nutrisi yang bisa membantu perkembangan otak si Kecil. Kacang kedelai kaya akan asam lemak Omega-3 dan Omega-6 seperti DHA, AA dan SA. Kacang kedelai juga mengandung Sphingomyelin yang bisa membantu kecerdasan otak si kecil. Selain itu, kacang kedelai mengandung berbagai vitamin dan mineral seperti Vitamin A, B6, B12, Vitamin C, Vitamin K, kalsium, zat besi, zinc dan sebagainya.

Ingin memberikan nutrisi terbaik untuk buah hati Anda tidak perlu susah-susah. Cukup masukkan tempe atau tahu ke dalam menu makanan mereka, dan Anda dapat membantu memberikan anak Anda nutrisi terbaik untuk tubuh dan otaknya.